Analisis Optimalisasi Biaya dan Waktu dalam Perencanaan Bangunan Irigasi Sawah Menggunakan Pendekatan Value Engineering
DOI:
https://doi.org/10.58860/jti.v5i3.910Keywords:
value engineering, irigasi sawah, optimalisasi biaya, optimalisasi waktu, perencanaan konstruksiAbstract
Pembangunan infrastruktur irigasi sawah memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, pelaksanaan proyek irigasi sering menghadapi permasalahan berupa pembengkakan biaya, waktu pelaksanaan yang panjang , Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi biaya, waktu tanpa mengurangi mutu pada perencanaan bangunan irigasi sawah menggunakan pendekatan Value Engineering (VE) di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasi beberapa alternatif struktur saluran sekunder, yaitu beton bertulang, pasangan batu kali, dan U-Ditch precast. Metode penelitian menggunakan tahapan Value Engineering meliputi tahap informasi, analisis fungsi, kreativitas, evaluasi, dan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif beton bertulang 60×40 cm menghasilkan penghematan biaya terbesar sebesar 50,09%, sedangkan alternatif U-Ditch precast 60×40 memberikan percepatan waktu pelaksanaan terbaik sebesar 65,52% dibandingkan perencanaan awal. Alternatif U-Ditch precast dipilih sebagai alternatif paling optimal karena mampu memberikan keseimbangan antara efisiensi biaya, percepatan waktu pelaksanaan, dan pemenuhan mutu teknis. Penggunaan sistem pracetak juga dinilai lebih efektif dalam mendukung keberlanjutan distribusi air irigasi sehingga tidak mengganggu masa tanam petani. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Value Engineering pada tahap perencanaan mampu menghasilkan alternatif desain yang lebih efisien dan mendukung pembangunan infrastruktur pertanian.



