Keputusan Investasi Proyek Refurbish dan Uprating Unit 6 Plta Ir. H. Djuanda dengan Penganggaran Modal Inkremental
DOI:
https://doi.org/10.58860/jti.v5i4.927Keywords:
Keputusan Investasi, Refurbish, Uprating, Capital Budgeting, Analisis Incremental, Analisis SensitivitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja finansial alternatif refurbish dan uprating serta menentukan alternatif investasi berdasarkan pendekatan penganggaran modal inkremental. Metode analisis yang digunakan adalah capital budgeting dengan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Discounted Payback Period (DPP). Selanjutnya, karena kedua alternatif bersifat mutually exclusive, dilakukan analisis Incremental IRR untuk mengevaluasi tambahan investasi pada alternatif uprating dibandingkan alternatif refurbish. Analisis sensitivitas juga dilakukan dengan pendekatan deterministik terhadap perubahan CAPEX, OPEX, dan revenue untuk mengetahui pengaruh perubahan parameter terhadap nilai NPV serta menentukan batas perubahan parameter yang menyebabkan NPV menjadi negatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua alternatif investasi menghasilkan kinerja finansial yang memenuhi kriteria evaluasi pada kondisi dasar. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa revenue merupakan parameter yang paling sensitif terhadap perubahan nilai NPV pada kedua alternatif. Berdasarkan nilai switching value, alternatif refurbish memiliki batas toleransi yang lebih besar terhadap kenaikan CAPEX dan penurunan revenue, yaitu CAPEX meningkat hingga 76% dan revenue menurun hingga 17% sebelum NPV menjadi negatif. Sementara itu, alternatif uprating menghasilkan NPV negatif ketika CAPEX meningkat hingga 27% dan revenue menurun hingga 14%. Pada parameter OPEX, alternatif uprating memiliki batas toleransi sebesar 38%, sedangkan alternatif refurbish sebesar 33%. Hasil analisis inkremental menunjukkan nilai Incremental IRR sebesar 6,82%, lebih tinggi dibandingkan MARR sebesar 6,49%. Dengan demikian, tambahan investasi pada alternatif uprating masih menghasilkan tingkat pengembalian tambahan di atas tingkat pengembalian minimum yang disyaratkan, meskipun dengan margin yang relatif terbatas.




