Relayout Fasilitas Menggunakan Mixed Integer Linear Programming untuk Memenuhi Standar GMP PT. ABC
DOI:
https://doi.org/10.58860/jti.v5i4.930Keywords:
Backtracking, Good Manufacturing Practices, LINGO, Mixed Integer Linear ProgrammingAbstract
Perancangan tata letak fasilitas (facility layout) merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen operasi yang berpengaruh terhadap kelancaran aliran material dan efisiensi sistem produksi. Tata letak fasilitas yang kurang optimal pada PT. ABC menyebabkan inefisiensi perpindahan material dan resiko kontaminasi silang yang melanggar standar good manufacturing practices. Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas produksi menggunakan metode mixed integer linear programming untuk meminimalkan total momen perpindahan sekaligus memenuhi standar keamanan pangan. Kondisi eksisting menunjukkan adanya backtracking sepanjang 19 meter pada total lintasan 87 meter yang memicu peningkatan momen perpindahan material dan tingginya potensi paparan bakteri. Ketidakpastian permintaan pasar diakomodasi melalui perhitungan expected flow yang menghasilkan 754,5 ritasi/bulan. Hasil penelitian berhasil memangkas jarak fisik lintasan sepanjang 34,85 meter, merepresentasikan peningkatan efisiensi sebesar 59,94% dengan total momen perpindahan yang direduksi dari 65.641,5 menjadi 43.346,03 menghasilkan efisiensi beban operasional sebesar 33,97% model mixed integer linear programming terbukti menyelesaikan permasalahan teknis tata ruang industry sekaligus menjamin kepatuhan regulasi kebersihan pabrik pangan.




