Jurnal Teknik Indonesia https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp <p><img src="https://jti.publicascientificsolution.com/public/site/images/admin/citescore-jti.png" alt="" width="700" height="169" /></p> <p><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e"><strong>Name</strong>: Jurnal Teknik Indonesia<br /><strong>E-ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20221125061628119">2964-8092</a><br /><strong>P-ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20221125441774249">2963-2293</a><br /><strong>DOI : <a href="https://search.crossref.org/?q=2964-8653&amp;from_ui=yes">10.57096</a></strong><br /><strong>Period </strong>: 4 issue per year (Three Months)<br /><strong>Indexing and Abstracting </strong>: <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;and_facet_source_title=jour.1457896"><strong>Dimension,</strong></a> <strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=E7D2n78AAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=7">Google Scholar</a></strong>, <strong><a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/30136">Garuda</a></strong>, <strong><a href="https://search.crossref.org/?q=2963-2293&amp;from_ui=yes">Crossref, </a><a href="https://drive.google.com/file/d/100aG1SATDS9Smop_omQQE7xZH8cXYmp5/view">Sinta 4</a></strong><strong><br /></strong><strong>Publication Guidelines : </strong> <a href="https://publicationethics.org/guidance/Guidelines" target="_blank" rel="noopener">COPE Guidelines</a><strong><br /></strong></span><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e"><strong>Publisher </strong>: Publica Scientific Solution<br /><strong>Society/ Institution:</strong> Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan</span></p> <p> </p> <p align="justify"><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e">Jurnal Teknik Indonesia </span>is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to Engineering fields. The journal is published Three Months (<span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e">4 issue per year)</span> by Publica Scientific Solution.</p> <p><span class="typography_f0ad1e sans_f0ad1e">Jurnal Teknik Indonesia </span> publishes research articles in Engineering sciences, which includes: Informatics Engineering, Architectural Engineering, Electrical Engineering, Civil Engineering, Mechanical Engineering, Industrial Engineering, Petroleum Engineering, Environmental Engineering, Naval Engineering, Chemical Engineering, Nuclear Engineering, Telecommunication and Air Navigation Engineering, Aircraft Engineering, Materials Engineering, Engineering Robotics, Biomedical Engineering, Marine Engineering, Mining Engineering, Metallurgical Engineering, Geodetic Engineering, Planology Engineering (Region and City Planning), Geological Engineering, Automotive Engineering, Road and Bridge Design Engineering, Bioprocess Technology, Refrigeration and Air Conditioning Engineering, Graphic Engineering, Manufacturing Automation and Mechatronics Engineering, Automotive and Robotic Engineering, Computer Systems Engineering, Electrical Power Engineering, Physics Engineering, Heavy Equipment Engineering, Building and Platform Engineering, Construction Economics Engineering (Quantity Surveyor), Marine Systems Engineering, Energy Conversion Engineering, Piping Engineering, Airport Electrical Engineering, Irrigation Engineering (Water Resources).</p> Publica Scientific Solution en-US Jurnal Teknik Indonesia 2964-8092 Usulan Strategi Peningkatan Kesadaran Merek yang Memengaruhi Keputusan Pembelian pada Wakeytiam https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/871 <p>Salah satu bidang usaha dengan potensi besar, khususnya di wilayah Gading Serpong dan sekitarnya, adalah industri makanan dan minuman. Dalam persaingan yang semakin ketat ini, kedai kopitiam yang bernama Wakeytiam menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing serta pencapaian target penjualan. Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwa permasalahan utama yang dihadapi Wakeytiam terletak pada rendahnya tingkat kesadaran merek konsumen. Rendahnya kesadaran merek ini berpotensi memengaruhi keputusan pembelian konsumen secara signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi peningkatan kesadaran merek yang berdampak terhadap keputusan pembelian. Model penelitian dikembangkan berdasarkan studi terdahulu dan divalidasi melalui hasil studi awal. Tiga variabel independen yang dianalisis adalah promosi media sosial, <em>firm generated content</em> (FGC), dan <em>electronic word of mouth</em> (eWOM), dengan kesadaran merek sebagai variabel mediasi, serta keputusan pembelian sebagai variabel dependen. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan <em>Google Form</em> dengan metode purposive sampling dan berhasil memperoleh 129 responden yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data kemudian diolah menggunakan teknik <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel memiliki pengaruh signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan menjadi dasar usulan strategi pemasaran yang dapat diterapkan Wakeytiam untuk meningkatkan daya saingnya di pasar. Usulan perbaikan bagi Wakeytiam meliputi peningkatan kualitas konten melalui tim kreatif, kolaborasi dengan <em>micro-influencer</em> untuk kampanye digital, optimalisasi interaksi dan informasi di media sosial, serta strategi pengelolaan ulasan pelanggan melalui insentif dan respons eWOM yang lebih efektif.</p> James Alexander Masesa Suryadjaja Catharina Badra Nawangpalupi Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-16 2026-07-16 5 3 221 240 10.58860/jti.v5i3.871 Analisis Kombinasi K-Nearest Neighbor (KNN) dan K-Means pada Klasifikasi Penyakit Daun Padi dengan Menggunakan Metode Segmentasi Citra https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/882 <p>Penyakit daun padi menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan produktivitas tanaman padi dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan di Indonesia. Proses identifikasi penyakit yang masih dilakukan secara manual sering kali membutuhkan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi algoritma <em>K-Means</em> dan <em>K-Nearest Neighbor</em> (KNN) pada klasifikasi penyakit daun padi menggunakan metode segmentasi citra. Dataset yang digunakan terdiri dari 5.932 citra daun padi dengan empat kategori penyakit, yaitu <em>Bacterial Blight, Blast, Brown Spot</em>, dan <em>Tungro</em>. Tahapan penelitian meliputi preprocessing citra berupa <em>grayscale, resizing</em>, dan <em>flattening</em>, kemudian dilanjutkan dengan segmentasi menggunakan K-Means serta klasifikasi menggunakan KNN. Pengujian dilakukan dengan beberapa rasio pembagian data dan variasi nilai K pada algoritma KNN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio data 90:10 menghasilkan akurasi terbaik sebesar 88% pada nilai K=1. Selain itu, model mampu mengenali sebagian besar jenis penyakit daun padi dengan baik meskipun masih terdapat kesalahan klasifikasi pada citra yang memiliki karakteristik visual serupa. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi metode K-Means dan KNN dinilai efektif dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai sistem deteksi penyakit daun padi berbasis citra digital yang cepat dan efisien.</p> Rizal Afandi Kartini Kartini Retno Mumpuni Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-17 2026-07-17 5 3 252 272 10.58860/jti.v5i3.882 Evaluation of Traffic Performance on the Ciledug–Pabuaran Road Section on Cirebon Regency https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/891 <p>The growth of industrial areas in East Cirebon Regency has increased transportation activities and traffic volume on the Ciledug–Pabuaran Road, potentially reducing traffic performance. This study aims to evaluate traffic performance on the Ciledug–Pabuaran Road segment and analyze the impact of industrial development on traffic conditions. The research employed a quantitative approach using field surveys and descriptive analysis. Primary data were collected through traffic volume surveys, vehicle speed measurements, and roadside friction observations, while secondary data were obtained from relevant agencies and the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI). The analysis included calculations of traffic volume, road capacity, volume-to-capacity ratio (V/C Ratio), and Level of Service (LOS). The results indicate that the average traffic volume reached approximately 16,000 vehicles per day, while the effective road capacity was 1,078 vehicles per hour. The V/C ratio of 1.05 indicates that the road segment operates beyond its capacity (overcapacity). High roadside friction caused by industrial activities contributed to a decline in the Level of Service to categories D–E during peak hours. The study concludes that industrial area development has a significant impact on increasing traffic congestion and reducing road performance. Therefore, mitigation measures such as the implementation of Traffic Impact Analysis (ANDALALIN), industrial access management, and road capacity improvements are necessary to support traffic flow efficiency and road safety.</p> Fauzan Adzim Martinus Agus Sugiyanto Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-02 2026-07-02 5 3 140 155 10.58860/jti.v5i3.891 Analisis Penggunaan Metode Critical Path Method (CPM) Terhadap Penjadwalan Proyek Pembangunan Laboratorium Emerging Disease di Kalimantan https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/901 <p>Manajemen waktu merupakan elemen esensial dalam proyek konstruksi, karena keterlambatan penyelesaian dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan potensi kegagalan proyek. Penjadwalan proyek yang baik membantu dalam menetapkan urutan kerja yang optimal, memperkirakan durasi setiap aktivitas dan mengidentifikasi jalur kritis yang tidak boleh terlambat agar keseluruhan proyek dapat diselesaikan tepat waktu. Dalam konteks ini, metode Critical Path Method (CPM) sering digunakan untuk meningkatkan efisiensi penjadwalan. CPM berfokus pada identifikasi jalur kritis untuk menentukan durasi minimum proyek. Setelah dilakukan analisis jalur kritis (Critical Path) menggunakan metode Critical Path Method (CPM) maka diperoleh hasil berupa diagram jaringan kerja (network diagram) dan diagram jalur kritis (critical path). menunjukkan urutan aktivitas yang menentukan durasi total proyek. Dalam penggunaan Microsoft Project, jalur kritis dapat ditampilkan dalam tampilan Gantt Chart. Yang dimana jalur kritis ditampilkan dengan warna merah. Dalam penerapan metode CPM ini, dapat membantu manajer proyek dalam menampilkan hubungan antar pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya dari keseluruhan jadwal pelaksanaan proyek tersebut dan juga dapat mengidentifikasi pekerjaan atau aktivitas yang termasuk dalam lintasan kritis Setelah dilakukan analisis Critical Path Method (CPM) menggunakan aplikasi Microsoft Project 2021, terdapat hasil jalur lintasan kritis (critical path) yang diperoleh yaitu ada 5 kegiatan atau aktivitas pekerjaan Dalam penerapan metode CPM ini, dapat membantu manajer proyek dalam menampilkan hubungan antar pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya dari keseluruhan jadwal pelaksanaan proyek tersebut dan juga dapat mengidentifikasi pekerjaan atau aktivitas yang termasuk dalam lintasan kritis.</p> Aminullah Aminullah Ginanjar Priadikusumah Septia Anggraaini Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-01 2026-07-01 5 3 124 139 10.58860/jti.v5i3.901 Evaluasi Korelasional Kondisi Termal Tiga Konfigurasi Koridor dengan Unit Indoor pada Rusunawa Berventilasi Alami Tropis Lembab https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/912 <p>Konfigurasi koridor pada rusunawa berventilasi alami memiliki pola hubungan yang berbeda dengan kondisi termal unit indoor. Penelitian ini mengevaluasi hubungan korelasional antara kondisi termal koridor agregat dengan kondisi unit indoor, meliputi suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan angin, pada tiga rusunawa di Surabaya. Ketiga objek mewakili konfigurasi koridor single-loaded (Urip Sumoharjo), double-loaded (Keputih), dan twin-block indoor (Penjaringan Sari 3). Pengukuran lapangan dilakukan secara simultan pada zona outdoor, koridor, dan indoor pada 7 unit dalam empat sesi harian selama tiga hari per lokasi. Pengukuran difokuskan pada lantai 3 untuk menjaga kesetaraan komparatif antar tipologi. Sebelum analisis korelasi, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji linieritas. Analisis korelasi Pearson (r) digunakan untuk membaca arah dan kekuatan hubungan antara kondisi koridor dan kondisi indoor. Hasil menunjukkan bahwa koridor single-loaded memiliki hubungan kelembaban paling kuat dan paling konsisten dengan unit indoor (r= 0,851 sampai 0,954) serta hubungan suhu udara kuat pada unit berorientasi timur (r = 0,848). Koridor twin-block menunjukkan korelasi suhu udara outdoor-koridor tertinggi (r= 0,714) dengan hubungan koridor agregat-unit sedang hingga kuat (r = 0,557 sampai 0,775). Koridor double-loaded menunjukkan hubungan suhu udara koridor agregat-unit paling lemah (r = 0,008 sampai 0,369). Korelasi kecepatan angin koridor agregat-unit mendekati nol pada semua tipologi (r = -0,189 sampai 0,135), sehingga kecepatan angin koridor tidak dapat digunakan untuk memprediksi langsung kecepatan angin unit indoor. Temuan ini menegaskan bahwa konfigurasi koridor berkaitan dengan kondisi termal unit secara berbeda pada setiap parameter, tetapi analisis agregat belum memisahkan kedekatan spasial antara titik koridor dan unit tertentu.</p> Rizky Olda Putri Salsabilla I Gusti Ngurah Antaryama FX Teddy Badai Samodra Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-24 2026-07-24 5 3 334 353 10.58860/jti.v5i3.912 Analysis of The Rationalization of Rainfall Stations in The Kayan River Basin, North Kalimantan Province https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/923 <p>The Kayan River Basin (Wilayah Sungai [WS]) covers an area of 3,178,215.72 hectares, making it one of the largest river basins in Kalimantan. However, compared with other river basins in the region, the Kayan WS currently has only seven rainfall stations, of which six are operational and one is damaged or inactive. This limited observation network is insufficient to represent the highly heterogeneous spatial distribution of rainfall across the basin, which extends from mountainous upstream areas with high precipitation to lowland coastal regions. Therefore, this study aims to determine the most appropriate rationalization method for identifying the optimal number and spatial distribution of rainfall stations capable of adequately representing rainfall variability within the Kayan River Basin. Three approaches were evaluated for rainfall station rationalization: the maximum requirement method, the minimum requirement method, and the Kagan–Rodda method. The results indicate that the Kagan–Rodda method is the most suitable approach for rationalizing the rainfall station network in the Kayan WS. Based on this method, the basin requires a total of 33 rainfall stations. Given that only six operational stations currently exist, an additional 27 rainfall stations are required to establish an optimal monitoring network.</p> Fadzil Abdillah Hanie Teki Tjendani Esti Wulandari Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-24 2026-07-24 5 3 310 319 10.58860/jti.v5i3.923 Dari Kopi untuk Konstruksi: Paving Block Limbah Ampas Kopi dengan Standar SNI 03-0691-1996 sebagai Solusi Trotoar Kota Ramah Lingkungan https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/880 <p>Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik terjadi peningkatan produksi kopi sebesar 6% dari tahun 2019-2021, Provinsi Sumatera Selatan menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan produksi terbanyak di Indonesia. Produk dari bubuk kopi yang telah diseduh berupa ampas kopi yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan seperti beberapa zat kimia beracun seperti alkaloid, tanin, polipenolik yang menyebabkan lingkungan lebih sulit mendegradasi material organik secara biologi, pencemaran air, dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan di Cv. Anugrah Pertiwi dan SMA Negeri 1 Palembang, pengujian dilakukan terhadap paving block yang memiliki persentase ampas kopi 0%, 3%, dan 5% dari total semen dengan menggunakan <em>Compression testing machine</em> (CTM). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode <em>destructive test</em>. Hasil temuan pada penelitian ini yaitu adanya peningkatan kuat tekan paving block pada persentase 3% (16,37 MPa) yang sudah memenuhi standar SNI 03-0691-1996 jika dibandingkan persentase 0% (15,03 MPa), pada persentase 5% terjadi penurunan menjadi 13,34. Selain itu ampas kopi sebagai substitutor semen juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui penyerapan ampas kopi sebesar 77,6%, hal tersebut memenuhi target daripada Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2017.</p> M. Attar Al Fillah Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-17 2026-07-17 5 3 241 251 10.58860/jti.v5i3.880 Economic Sensitivity Analysis of Waste Heat Recovery System in PME Biodiesel-Fueled Industrial Diesel Generators https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/888 <p>This study analyzes the economic sensitivity of an exhaust gas waste heat utilization system in a PME biodiesel-fueled industrial diesel generator to replace electrical heating energy in the biodiesel preheater system. Investment feasibility was evaluated using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP) under variations in electricity tariffs, annual operating hours, capital expenditure (CAPEX), and discount rates. The baseline analysis indicates strong financial feasibility, yielding an NPV of IDR 2,229,466,230, an IRR of 93.7%, and a payback period of 1.07 years. Sensitivity analysis shows that the electricity tariff is the most dominant parameter affecting investment viability. Based on a linear interpolation approach, the investment reaches its break-even point at an electricity tariff of approximately IDR 435/kWh. Overall, the system demonstrates robust economic resilience and strong potential for energy conservation and industrial decarbonization under the framework of Economic Sensitivity Analysis of Waste Heat Recovery System in PME Biodiesel-Fueled Industrial Diesel Generators.</p> Erwin Budi Sulistyo Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-03 2026-07-03 5 3 156 164 10.58860/jti.v5i3.888 Sistem Pengelolaan Air Minum untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih pada Distrik Gollo Kabupaten Lanny Jaya https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/894 <p>Distrik Gollo memiliki sumber mata air yang memadai, namun belum memiliki sistem jaringan air bersih yang baik untuk melayani masyarakat. Air merupakan unsur penting bagi kehidupan, namun masyarakat Distrik Gollo kesulitan memperoleh air bersih karena jarak pemukiman ke mata air sangat jauh dan kondisi jalan yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem pengelolaan air minum yang efektif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Distrik Gollo hingga tahun 2047. Metode penelitian meliputi survei dan analisis ketersediaan air, analisis pertumbuhan penduduk, analisis kebutuhan air bersih, serta perencanaan sistem distribusi air baku menggunakan aplikasi EPANET 2.0. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kebutuhan debit air bersih di Distrik Gollo sebesar 24,274 ltr/dtk, sedangkan ketersediaan air (Q) sebesar 48,028 ltr/dtk, sehingga debit ketersediaan mampu memenuhi kebutuhan air bersih. Pemenuhan kebutuhan air bersih dapat memanfaatkan sumber air dari Sungai Mageni dengan sistem distribusi gravitasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketersediaan air bersih di Distrik Gollo masih mencukupi kebutuhan hingga 25 tahun mendatang, dan diperlukan pembangunan sistem jaringan distribusi yang terencana dengan mempertimbangkan kondisi medan, pemilihan jenis pipa yang sesuai, serta kemudahan pemeliharaan guna menjamin keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat.</p> Firman Setiawan Alfian Adie Chandra David David Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-11 2026-07-11 5 3 191 205 10.58860/jti.v5i3.894 Evaluasi Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Hotel X https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/905 <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting dan harus diperhatikan dalam setiap proyek pembangunan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Ada dua tujuan utama dalam penelitian ini. Pertama, untuk menjelaskan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kedua, untuk menilai sejauh mana para pekerja mematuhi protokol keselamatan kerja dalam Proyek Pembangunan Hotel X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 40 pekerja yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara umum masih relatif rendah, terutama dalam hal kebijakan, sosialisasi, pelatihan, pengawasan, dan penyediaan fasilitas keselamatan. Namun, kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan lebih bervariasi, dengan beberapa aspek, seperti pemeriksaan area kerja dan pelaporan bahaya, menunjukkan tingkat kepatuhan sedang hingga tinggi. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan implementasi manajemen K3 melalui pelatihan, sosialisasi, penyediaan APD yang lengkap dan sesuai, serta pengawasan dan penegakan sanksi yang konsisten, guna meningkatkan keselamatan pekerja dan efisiensi proyek.</p> Lulu Hayatunnisa Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-01 2026-07-01 5 3 114 123 10.58860/jti.v5i3.905 Priority Sequence Analysis of Local Primary Road Bridge Infrastructure Handling Using AHP and TOPSIS Methods in Bojonegoro Regency https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/921 <p>Optimal management of bridge infrastructure requires effective planning and implementation. Currently, bridge maintenance prioritization in Bojonegoro Regency faces challenges due to budget limitations resulting from central government efficiency policies. Therefore, selecting priority bridges from the list proposed in the budget implementation document is essential to ensure that bridge maintenance programs managed by the Public Works and Spatial Planning Office are implemented efficiently and appropriately. This study aimed to analyze the priority sequence for handling primary local road bridge infrastructure in Bojonegoro Regency by considering various aspects and criteria objectively. Among various decision-making methods, the Analytical Hierarchy Process (AHP) and the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) were considered suitable approaches because they assist in solving complex decision-making problems by organizing criteria and alternatives into a hierarchical structure. The results of the AHP and TOPSIS analyses showed different priority rankings for bridge handling. Based on the AHP method, the priority order was Bridge<em> Sambeng–Kedewan</em> 19, Bridge <em>Sambeng–Besah 5, </em>Bridge<em> Sumberrejo–Kepohkidul 2, </em>Bridge<em> Watujago–Bobol 3, </em>Bridge<em> Sidobandung–Sepat 6, and </em>Bridge<em> Kapas–Sampang 1. Meanwhile, the TOPSIS method produced the priority order of </em>Bridge<em> Sambeng–Kedewan 19, </em>Bridge<em> Watujago–Bobol 3, </em>Bridge<em> Sambeng–Besah 5, </em>Bridge<em> Sumberrejo–Kepohkidul 2, Bridge Sidobandung–Sepat 6, and </em>Bridge <em>Kapas–Sampang</em> 1.</p> Arik Nur Cahyo Esti Wulandari Andi Patriadi Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-21 2026-07-21 5 3 273 281 10.58860/jti.v5i3.921 Rancangan dan Implementasi Aplikasi Web Telusur Benda Uji Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Prototyping dengan Nuxt.Js dan Mongodb https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/924 <p>Proses telusur benda uji pada proyek konstruksi, mencakup pencatatan bahan masuk, benda uji, hasil pengujian, hingga pengecoran, masih banyak dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas, sehingga rentan terhadap duplikasi data, kesalahan pencatatan, sulitnya penelusuran riwayat dokumen, dan lambatnya pelaporan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan aplikasi web telusur benda uji proyek konstruksi yang mendigitalisasi seluruh tahapan pencatatan secara terintegrasi. Pengembangan sistem menggunakan metode prototyping yang terdiri atas empat tahap: pengumpulan kebutuhan, perancangan prototipe, evaluasi prototipe oleh pengguna secara iteratif, serta implementasi dan pengujian akhir. Aplikasi dibangun menggunakan Vue.js dengan Nuxt.js untuk server-side rendering (SSR), Node.js dan Express.js sebagai API, MongoDB untuk penyimpanan data, serta JSON Web Token (JWT) untuk autentikasi dan otorisasi berbasis peran. Pengujian fungsional dengan black box testing teknik equivalence partitioning pada modul-modul utama menunjukkan bahwa seluruh 13 skenario pengujian (100%) menghasilkan hasil yang sesuai harapan. Aplikasi berhasil mendigitalisasi proses telusur bahan masuk, benda uji, hasil tes, dan pengecoran ke dalam satu sistem terpadu dengan fitur ekspor dan cetak PDF serta pengelolaan hak akses bertingkat antara Super Admin dan Admin. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi penerapan metode prototyping dan kombinasi teknologi Nuxt.js-MongoDB pada pengembangan sistem informasi penelusuran proyek konstruksi sejenis.</p> Syahid Abdullah Riad Sahara Cian Romadhona Hassolthine Gusti Bagus Cahya Utama Joanne Landy Tantreece Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-24 2026-07-24 5 3 320 333 10.58860/jti.v5i3.924 Toward National Broadband Equality: The Role of 5G Fixed Wireless Access in Indonesia https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/881 <p>This research analyzes the role of Fifth Generation Fixed Wireless Access (5G FWA) in supporting broadband equity in Indonesia as a developing archipelagic country facing geographical challenges and digital infrastructure inequality. The research aims to evaluate the potential of hybrid fiber-wireless broadband architecture as a solution to accelerate broadband expansion, particularly in rural, remote, and underserved areas. The research employed a qualitative-descriptive approach combined with techno-economic analysis and policy studies, along with a comparative analysis between Fiber to the Home (FTTH) and 5G FWA based on deployment flexibility, scalability, implementation speed, and suitability to archipelagic geographical conditions. The findings indicate that 5G FWA offers significant advantages in accelerating broadband deployment in areas with high geographical barriers through more flexible infrastructure compared to full FTTH deployment. The hybrid fiber-wireless architecture enables the integration of the national fiber optic backbone with last-mile wireless connectivity to improve broadband access in rural and island regions. The success of broadband equity is influenced not only by technological capabilities but also by spectrum policy support, infrastructure sharing, investment incentives, and digital literacy programs, with the integration of Massive MIMO and beamforming technologies contributing to improved coverage efficiency and capacity. This study concludes that 5G FWA should be positioned as a complementary broadband solution rather than a complete replacement for fiber optic infrastructure, with the hybrid approach offering a more realistic, flexible, and scalable implementation pathway to reduce the digital divide and support national digital transformation in Indonesia.</p> Agung Setiaji Deiny Mardian Lydia Sari Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-14 2026-07-14 5 3 206 220 10.58860/jti.v5i3.881 Deteksi Anomali Temporal dan Aktivitas Terkoordinasi pada Komentar Produk Parfum Menggunakan Long Short-Term Memory (LSTM) https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/889 <p>Perkembangan media sosial menyebabkan peningkatan interaksi pengguna dalam bentuk komentar pada unggahan produk. Namun, tingginya aktivitas komentar juga berpotensi memunculkan aktivitas tidak autentik dan komentar terkoordinasi yang dapat memengaruhi persepsi pengguna terhadap suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi anomali temporal dan mengidentifikasi indikasi aktivitas komentar terkoordinasi pada unggahan produk parfum di Instagram. Objek penelitian dipilih karena unggahan produk parfum memiliki tingkat interaksi yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan lonjakan aktivitas komentar pada waktu tertentu. Dataset yang digunakan terdiri dari 448 komentar yang dikumpulkan melalui proses scraping Instagram pada periode 19 Januari 2026 hingga 3 Mei 2026. Data kemudian diproses melalui tahapan <em>preprocessing</em>, transformasi <em>time</em>-<em>series</em>, serta representasi teks menggunakan model IndoBERT. Metode <em>Long Short-Term Memory</em> (LSTM) digunakan untuk mempelajari pola temporal komentar dan mendeteksi anomali berdasarkan nilai residual dan threshold anomaly, sedangkan <em>Cosine Similarity</em> digunakan untuk mengukur tingkat kemiripan antar komentar pada waktu anomali. Hasil evaluasi model menunjukkan nilai MAE sebesar 0,3318, RMSE sebesar 1,9483, dan MAPE sebesar 16,37%, yang menunjukkan kemampuan prediksi model berada pada kategori baik. Proses deteksi anomali berhasil menemukan empat waktu anomali dengan lonjakan komentar yang signifikan. Analisis cosine similarity menunjukkan adanya kelompok komentar dengan tingkat kemiripan teks yang tinggi, termasuk komentar identik dan pengulangan kata tertentu secara berulang. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang <em>social media analytics</em> dan <em>anomaly</em> <em>detection</em> melalui integrasi analisis temporal dan analisis kemiripan teks untuk mengidentifikasi pola aktivitas komentar yang tidak normal serta indikasi aktivitas komentar terkoordinasi pada media sosial.</p> Agus Irvan Maulana Tacbir Hendro Pudjiantoro Dea Destiani Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-01 2026-07-01 5 3 179 190 10.58860/jti.v5i3.889 Implementation of the Rapid Application Development Method in the Development of a Web-Based Information System for Monitoring Defective Replacement Parts at PT Bonecom Tricom Paintech https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/898 <p>Developments in information technology have encouraged companies to improve the effectiveness and accuracy of operational data management. PT Bonecom Tricom Paintech still records Not Good (NG) part monitoring manually, which increases the likelihood of recording errors, delays in reporting, and the possibility of data loss. This study aims to design and implement a web-based information system for NG part monitoring using the Implementation of the Rapid Application Development Method in the Development of a Web-Based Information System for Monitoring Defective Replacement Parts at PT Bonecom Tricom Paintech method. The RAD method was chosen because it focuses on rapid system development through an iterative approach, prototyping, and active user participation at every stage of development. The research process includes needs analysis, system design using Unified Modeling Language (UML), application development, and system functional testing. The results indicate that the developed system is able to improve the efficiency of the recording process, reduce errors caused by human factors, and provide NG part monitoring information that is more accurate and integrated. With this system, the Quality Assurance Department can conduct supervision and decision-making more quickly and precisely.</p> Rizki Fahrizal Sophian Andhika Sardi Antika Zahrotul Kamalia Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-06 2026-07-06 5 3 165 178 10.58860/jti.v5i3.898 Analisis Optimalisasi Biaya dan Waktu dalam Perencanaan Bangunan Irigasi Sawah Menggunakan Pendekatan Value Engineering https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/910 <p>Pembangunan infrastruktur irigasi sawah memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, pelaksanaan proyek irigasi sering menghadapi permasalahan berupa pembengkakan biaya, waktu pelaksanaan yang panjang , Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi biaya, waktu tanpa mengurangi mutu pada perencanaan bangunan irigasi sawah menggunakan pendekatan Value Engineering (VE) di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasi beberapa alternatif struktur saluran sekunder, yaitu beton bertulang, pasangan batu kali, dan U-Ditch precast. Metode penelitian menggunakan tahapan Value Engineering meliputi tahap informasi, analisis fungsi, kreativitas, evaluasi, dan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif beton bertulang 60×40 cm menghasilkan penghematan biaya terbesar sebesar 50,09%, sedangkan alternatif U-Ditch precast 60×40 memberikan percepatan waktu pelaksanaan terbaik sebesar 65,52% dibandingkan perencanaan awal. Alternatif U-Ditch precast dipilih sebagai alternatif paling optimal karena mampu memberikan keseimbangan antara efisiensi biaya, percepatan waktu pelaksanaan, dan pemenuhan mutu teknis. Penggunaan sistem pracetak juga dinilai lebih efektif dalam mendukung keberlanjutan distribusi air irigasi sehingga tidak mengganggu masa tanam petani. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Value Engineering pada tahap perencanaan mampu menghasilkan alternatif desain yang lebih efisien dan mendukung pembangunan infrastruktur pertanian.</p> Fikri Damara Johannes Tarigan Gina Cynthia Raphita Hasibuan Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-24 2026-07-24 5 3 354 361 10.58860/jti.v5i3.910 Analysis of Time Acceleration in The Malaka Regent's Office Construction Project Using The Critical Path Method (CPM) and Time-Cost Trade-Off (TCTO) https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/922 <p>The construction of the Malaka Regency Regent's Office has encountered significant challenges, including recurring project delays caused by factors such as design changes, unpredictable weather conditions, labor shortages, and insufficient materials or equipment. These issues have resulted in inefficiencies in project scheduling and cost management, highlighting the need for effective project management strategies. This study aims to analyze the project schedule, identify the critical path, and evaluate schedule acceleration alternatives for the Malaka Regent's Office construction project using the Critical Path Method (CPM) and the Time–Cost Trade-Off (TCTO) method. The study applied the Critical Path Method (CPM) and the Time–Cost Trade-Off (TCTO) method to analyze the project schedule, identify critical activities, and evaluate feasible acceleration strategies. The analysis showed that the originally planned project duration of 224 calendar days could be reduced to 196 calendar days using the CPM approach, while the TCTO method further shortened the project duration to 182 calendar days. This acceleration was achieved by minimizing idle time between critical activities, optimizing resource allocation, and implementing time–cost trade-off strategies without compromising the project's quality or scope. The findings demonstrate the effectiveness of CPM and TCTO in optimizing construction schedules and reducing project delays. Furthermore, this study provides a practical framework for improving schedule and cost performance in construction projects, particularly those involving public infrastructure development.</p> Thomas Aquino Seki Laksono Djoko Nugroho Esti Wulandari Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-24 2026-07-24 5 3 294 309 10.58860/jti.v5i3.922 The Impact of Implementing Satellite-Based BTS in Indonesia’s 3T Regions on Digital Access and Community Social Life https://jti.publicascientificsolution.com/index.php/rp/article/view/929 <p>The construction of satellite-based Base Transceiver Stations (BTSs) in Indonesia's frontier, outermost, and disadvantaged (3T; <em>terdepan, terluar, dan tertinggal</em>) regions represents one of the government's key strategies for expanding internet connectivity. This study aims to analyze the impacts of satellite-based BTS implementation on education, the economy, public services, and social change. The study employed a qualitative case study approach using interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the deployment of satellite-based BTSs has had positive impacts, including improved access to digital education, healthcare services, communication, and online business opportunities. However, several challenges were also identified, including limited digital literacy, the spread of misinformation (hoaxes), increasing dependence on the internet, and changes in patterns of community social interaction. The findings demonstrate that the success of satellite-based BTS deployment in 3T regions depends not only on the availability of digital infrastructure but also on communities' readiness to use technology responsibly and effectively. The study further suggests that sustainable digital transformation in 3T regions requires simultaneous investment in digital literacy programs alongside physical infrastructure. Without such complementary initiatives, improved connectivity may inadvertently amplify social vulnerabilities, including exposure to misinformation and digital fraud, thereby widening rather than narrowing the digital divide. These findings underscore the need for policymakers to integrate community-based digital literacy initiatives, multi-stakeholder collaboration, and adaptive regulatory frameworks into Universal Service Obligation (USO) strategies to ensure that infrastructure investments produce equitable, inclusive, and resilient development outcomes.</p> Khalil Khalil Miftahul Zanah Miftahul Zanah Copyright (c) 2026 Jurnal Teknik Indonesia 2026-07-24 2026-07-24 5 3 282 293 10.58860/jti.v5i3.929